Kopi Lampung Barat Belum Spesialty?

Lelang Kopi Spesial Indonesia Pertama 2010 Indonesia Specialty Coffee Auction (ISCA) yang diselenggarakan pada tanggal 21 Oktober 2010 tidak diikuti oleh Kopi Robusta Lampung Barat maupun Kopi Robusta Luwak Lampung Barat. Hal ini mengisyaratkan bahwa meski pada tahun 2009, kopi robusta Lampung Barat merupakan kopi bermutu tingkat nasional belum menjamin adanya racikan kopi yang spesial (memiliki cita rasa unggul dan khusus/unik) bagi pencinta kopi spesialty.

Untuk pertama kalinya Lelang Kopi Spesial Indonesia Pertama 2010 (Indonesian Specialty Coffee Auction / ISCA) diselenggarakan pada tanggal 9 – 10 Oktober 2010 di Denpasar – Bali atas inisiatif Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (Specialty Coffee Association of Indonesia /SCAI) dan sebagai tuan rumah adalah PT. Putra Bhinneka Perkasa, Bali. Batasan nilai kopi yang bisa di ikut sertakan di ISCA adalah nilai 83 atau lebih dari skala penilaian 1 – 100. Jumlah minimum kopi yang ikut di lelang adalah 600 kg (10 Bags) dan maksimum 900 Kg (15 Bags). Ternyata hanya ada 20-30 jenis kopi terbaik Indonesia yang berhasil diikut sertakan dalam lelang pertama ini yang terdiri dari 15 lots kopi arabika dengan berat antara 600 kg s/d 900 kg dan 8 lot dengan ukuran antara 6,5 kg s/d 50 kg merupakan kopi arabika luwak, dari hasil “Kalibrasi” 59 sample kopi-kopi terbaik yang dikirimkan oleh para supplier anggota SCAI, yang berasal dari Aceh (7 buah), Sumatera Utara (11 buah), Jambi (1 buah), Bengkulu (5 buah), Jawa (11 buah), Bali (3 buah), Flores (6 buah), Papua (2 buah) dan Luwak 13 buah. Setelah dilakukan cupping atau pengujian citra rasa mengikuti standar SCAA (Specialty Coffee Association of America) dan CQI (Coffee Quality Institute) untuk kemudian dilakukan Cupping secara Blind oleh Q-Grader yang di tunjuk.

Selanjutnya ke-22 lot kopi terbaik Indonesia tersebut pada tanggal 9 Oktober 2010 dilakukan cupping oleh undangan, khususnya pembeli yang memang tertarik dengan mutu dan rasa kopi Indonesia yang terdiri dari 12 orang dari International buyers dan 11 orang peserta/pembeli dari dalam negeri. Lelang Kopi Spesial Indonesia 2010 yang pertama ini dibuka dengan harga yang ditetapkan berdasarkan harga pasar New York yakni sebesar 4,1 USD/kg. Dalam lelang yang berlangsung secara bebas dan terbuka, para pembeli dan peminat kopi berkesempatan melakukan cupping yang kemudian dilanjutkan agenda lelang dengan menggunakan sistem English Open Cry.

Pada event ini, Kopi Arabika Gayo Atu Lintang asal Aceh dengan nilai tertinggi sebesar 85.34 (cupping score) berhasil mendapat penawaran tertinggi yakni sebesar 10,5 US$ per Kg oleh TONY’S Coffee and Teas; Roaster atau perusahaan pengolah kopi asal Amerika Serikat, mengalahkan 12 buyer lokal maupun mancanegara, seperti Australia, Mesir dan Taiwan. Sedangkan pemenang lelang untuk jenis luwak diraih Blosem Valley dari Taiwan yang membeli kopi luwak dari Gayo Pegasing milik Maharaja Coffee dengan harga tertnggi 70 US$. Valley menang dengan point 84,33 (cupping score).

Karena Lelang Kopi Spesial Indonesia (ISCA 2010) ini baru pertama kali diadakan di Indonesia, Hal ini diharapkan dapat menjadi titik awal untuk lebih mengangkat citra Indonesia di percaturan Kopi Spesial Dunia, serta dapat meningkatkan volume dan nilai ekonomi kopi yang pada akhirnya dapat meningkatkan kehidupan petani kopi Indonesia dan juga sebagai pelajaran penting untuk penyelenggaraan Lelang Kopi Spesial Indonesia selanjutnya.

(disalin ulang dari  http://agribisnis.deptan.go.id/disp_informasi/1/5/52/1170/lelang_kopi_spesial_indonesia_pertama.html)

2 responses

3 11 2010
sumarlin

Kapan ya ada ajang kopi spesialty Robusta atau Robusta Luwak… Jangan cuma Arabika melulu? Biar Robusta Coffee Way Tenong atau Robusta Coffee Rigis asal Lampung Barat bisa muncul membentuk karakter kopi spesialty Robusta???? Semoga.

16 05 2013
rega

Bener sekali, sy sgt setuju, harus ada terobosan untuk berkreasi agar tercipta inovasi produk yg variatif berkarakter spesial n unik yg memiliki tempat tersendiri di hati para pencinta kopi, sehingga produk yg inovatif n kreatif ini dpt berdaya saing di kancah dlm dan luar dlm rangka mengangkat citra indonesia di mata dunia tentunya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: