Gapoktan Hulu Hilir, Bereaksi Hadapi Gagal Panen dengan Jual Roasting Kopi Luwak

16 06 2011

Antisipasi terhadap ancaman gagal panen kopi di Lampung Barat, mendapat reaksi cepat sebagai upaya pengurus Gapoktan meningkatkan pendapatan anggota kelompoknya yang mengalami penurunan produksi kopi tahun 2011.  Sepele memang yang mereka lakukan. Namun hal ini merupakan suatu yang harus segera dilakukan agar penurunan ini imbasnya sedikit dapat dikurangi. Upaya tersebut menurut Suparyoto via phone mengatakan “Bahwa mereka harus meningkatkan pendapatan dengan adanya penurunan produksi ini melalui penjualan brenjel maupun roasting kopi luwak.”  Hal ini pemasarannya dilakukan ke MEDAN yang hingga bulan Mei kemarin baru mencapai 400 kg.

Reaksi ini diharapkan setidaknya mampu menyatarakan pendapatan 400 kg tersebut dengan produksi non kopi luwak sebesar 2.000 kg. Cukup besar upaya coping yang dilakukan Gapoktan ini. Namun demikian produk ini masih dipasarkan tanpa merk resmi gapoktan. Sehingga, fasilitasi perizinan produk terkait kopi dan produk turunannya perlu mendapatkan posisi teratas dalam mengentaskan kemiskinan dan legalisasi produk komoditas unggulan Kabupaten Lampung Barat ini.

Sumarlin,-


Aksi

Information

One response

16 07 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: