Perubahan Iklim mengancam Gagal Panen Kopi 2011

10 02 2011

Gagal Panen Kopi, PDRB Terancam Turun 20,15%

Perubahan cuaca yang terjadi dampaknya mulai mengkhawatirkan bagi petani kopi Lampung Barat. Cuaca yang tidak mendukung proses pembungaan dan pembuahan kopi mulai terlihat dengan banyaknya bunga yang rontok dan gagal menjadi buah. Kondisi ini berdasarkan taksasi petugas lapangan bisa menyebabkan kegagalan panen kopi mencapai 70% – 75% lebih dibanding tahun 2010 yang lalu.

Komoditas kopi di Kabupaten Lampung Barat memiliki peran yang sangat besar terhadap perekonomian masyarakat. Hal ini terlihat dari kontribusinya terhadap PDRB Lampung Barat mencapai diatas 40% dari total.  Selanjutnya,  akibat gagal panen kopi tahun 2011, tingkat kerugian yang dimungkinkan bisa mencapai 509 milyar lebih dengan asumsi produksi tahun 2011 menurun hingga berkisar 11.708 ton  sampai 14.050 ton dengan harga rata-rata kopi sebesar 15.000 rupiah. Sementara itu, bila merujuk nilai PDRB (ADHB) Lampung Barat non migas pada tahun 2009 yaitu sebesar 2.527.733.190.000 rupiah, maka angka kerugian tersebut setara dengan 20,15 persen dari total PDRB Lampung Barat.  Hal ini berarti, Perekonomian Kabupaten Lampung Barat terancam menurun sebesar 20 persen lebih akibat gagal panen kopi yang terjadi tahun 2011 dengan asumsi peran seluruh sektor pembentuk PDRB Lampung Barat bergerak tetap sama seperti pada tahun 2009.

Selain itu, penguasaan lahan yang mencapai 60% luas kawasan budidaya menyebabkan  masyarakat berbasis komoditas ini menjadi penting untuk dilakukannya antisipasi krisis pangan akibat menurunya daya beli petani kopi.

Berdasarkan hal inilah, Bupati Lampung Barat mengadakan rapat koordinasi khusus guna mengantisipasi gagal panen kopi. Hal ini dikarenakan, apabila terjadi gagal panen kopi dimungkinkan dapat berdampak terhadap menurunnya perekonomian masyarakat (menurunnya daya beli) selama musim panen 2011 hingga musim panen kopi 2012 (12 bulan). Kesiapan cadangan pangan, bantuan sosial dan program coping mechanism gagal panen kopi perlu segera dipersiapkan.  Strategi yang diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yaitu strategi antisipasi guna menyusun kesiapan masyarakat menghadapi masa sulit tersebut.

Kebijakan antisipasi perubahan iklim terhadap gagal panen dan kemungkinan terjadinya kerawanan pangan dari sisi aksesibilitas masyarakat akan diupayakan guna mencapai 5 tujuan yang menjadi bahasan. Kelima tujuan kebijakan tersebut yaitu :

  1. Menyediakan data/informasi ancaman perubahan iklim terhadap gagal panen dan kerawanan pangan
  2. menjaga stabilitas harga pangan
  3. meningkatkan aksesibilitas pangan rumah tangga
  4. menguatkan kelembagaan petani dalam antisipasi perubahan iklim
  5. mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan pekarangan

Sebagai upaya mewujudkan kelima tujuan tersebut, dilakukan melalui 18 rencana aksi yang ditetapkan melalui Keputusan Bupati Lampung Barat. Berdasarkan rencana aksi dimaksudlah seluruh SKPD terkait melaksanakan program kegiatannya.

Banyaknya masyarakat yang sangat tergantung pada kopi ini menuntut seluruh SKPD di LAmpung Barat mengeluarkan energi antisipasi penurunan daya beli masyarakat. Tak pelak, adanya dukungan pembiayaan program dari pemerintah pusatpun menjadi bagian yang harus segera dilakukan koordinasi pemanfaatanya.

Bersatulah Petani ku, teruslah bergandeng tangan dalam kebersamaan membangun perekonomian bersama. Hadapi kemungkinan krisis dengan terus berusaha, sabar, tekun dan saling tolong menolong. Jangan mudah menyerah, karena ini dapat berakibat pada krisis sosial di sekitar kita.

Sumarlin.

Recent Posts :

Trik Mendapatkan Ribuan Backlink GRATIS

Kegiatan Dinas Perkebunan Lampung Barat 2010


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: